Kitab Iman
Bab 1: Iman, Islam, ihsan dan kewajiban beriman kepada takdir
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ
وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُلَيَّةَ قَالَ زُهَيْرٌ
حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي حَيَّانَ عَنْ
أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
كَانَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا بَارِزًا
لِلنَّاسِ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْإِيمَانُ
قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكِتَابِهِ وَلِقَائِهِ
وَرُسُلِهِ وَتُؤْمِنَ بِالْبَعْثِ الْآخِرِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
مَا الْإِسْلَامُ قَالَ الْإِسْلَامُ أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ وَلَا
تُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ وَتُؤَدِّيَ
الزَّكَاةَ الْمَفْرُوضَةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ قَالَ يَا رَسُولَ
اللَّهِ مَا الْإِحْسَانُ قَالَ أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ
فَإِنَّكَ إِنْ لَا تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
مَتَى السَّاعَةُ قَالَ مَا الْمَسْئُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنْ
السَّائِلِ وَلَكِنْ سَأُحَدِّثُكَ عَنْ أَشْرَاطِهَا إِذَا وَلَدَتْ
الْأَمَةُ رَبَّهَا فَذَاكَ مِنْ أَشْرَاطِهَا وَإِذَا كَانَتْ
الْعُرَاةُ الْحُفَاةُ رُءُوسَ النَّاسِ فَذَاكَ مِنْ أَشْرَاطِهَا
وَإِذَا تَطَاوَلَ رِعَاءُ الْبَهْمِ فِي الْبُنْيَانِ فَذَاكَ مِنْ
أَشْرَاطِهَا فِي خَمْسٍ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ تَلَا
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
[
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ
وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ
غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ
عَلِيمٌ خَبِيرٌ ] قَالَ ثُمَّ أَدْبَرَ الرَّجُلُ فَقَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُدُّوا عَلَيَّ الرَّجُلَ
فَأَخَذُوا لِيَرُدُّوهُ فَلَمْ يَرَوْا شَيْئًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا جِبْرِيلُ جَاءَ لِيُعَلِّمَ
النَّاسَ دِينَهُمْ
حَدَّثَنَا
مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ
بِشْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَيَّانَ التَّيْمِيُّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّ فِي رِوَايَتِهِ إِذَا وَلَدَتْ الْأَمَةُ
بَعْلَهَا يَعْنِي السَّرَارِيَّ
Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu , ia berkata:Pada
suatu hari, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam muncul di
antara kaum muslimin. Lalu datang seorang laki-laki dan bertanya:
Wahai Rasulullah, apakah Iman itu? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam menjawab: Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, rasul-rasul-Nya dan kepada
hari berbangkit. Orang itu bertanya lagi: Wahai Rasulullah, apakah
Islam itu? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: Islam
adalah engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya
dengan apa pun, mendirikan salat fardu, menunaikan zakat wajib dan
berpuasa di bulan Ramadan. Orang itu kembali bertanya: Wahai
Rasulullah, apakah Ihsan itu? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam menjawab: Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau
melihat-Nya. Dan jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya
Dia selalu melihatmu. Orang itu bertanya lagi: Wahai Rasulullah,
kapankah hari kiamat itu? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
menjawab: Orang yang ditanya mengenai masalah ini tidak lebih tahu
dari orang yang bertanya. Tetapi akan aku ceritakan tanda-tandanya;
Apabila budak perempuan melahirkan anak tuannya, maka itulah satu di
antara tandanya. Apabila orang yang miskin papa menjadi pemimpin
manusia, maka itu tarmasuk di antara tandanya. Apabila para
penggembala domba saling bermegah-megahan dengan gedung. Itulah
sebagian dari tanda-tandanya yang lima, yang hanya diketahui oleh
Allah. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam membaca
firman Allah Taala: Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah
pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang
dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.
Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan
mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Kemudian orang itu berlalu, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda: Panggillah ia kembali! Para sahabat beranjak hendak
memanggilnya, tetapi mereka tidak melihat seorang pun. Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Ia adalah Jibril, ia datang
untuk mengajarkan manusia masalah agama mereka.

0 komentar:
Posting Komentar